Administrasi BKK Desa Sangatta Utara Hampir Rampung, 66 RT Siap Jalankan Program Infrastruktur dan UMKM

‎Sangatta, – Langkah penting menuju realisasi program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa di Sangatta Utara telah tercapai, ditandai dengan lengkapnya seluruh berkas Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari 66 Rukun Tetangga (RT). Dengan rampungnya tahap administrasi ini, Desa Sangatta Utara siap beralih ke fase eksekusi, dengan penekanan utama pada proyek pembangunan infrastruktur dan upaya penguatan ekonomi lokal melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).


‎Kepala Desa Sangatta Utara, Mulyanti, menyampaikan bahwa semua berkas usulan kini tinggal menunggu penetapan perubahan anggaran untuk memastikan dana segera cair. Pencairan ini akan membuka jalan bagi implementasi kegiatan di lapangan, yang secara garis besar berfokus pada peningkatan infrastruktur dasar serta penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).


‎”Setiap RT harus melampirkan daftar hadir dan berita acara rapat warga sebagai dasar pengajuan. Selain itu, wajib ada pernyataan bahwa kegiatan yang diajukan belum pernah diusulkan di tingkat lain. Ini langkah krusial untuk mencegah terjadinya duplikasi program,” tegas Mulyanti baru-baru ini.


‎Pemerintah Desa menugaskan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) sebagai pendamping utama untuk memastikan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan RAB yang telah disetujui. Tugas KPMD mencakup pengawasan menyeluruh, mulai dari proses pencairan dana hingga pelaksanaan kegiatan fisik dan non-fisik di lapangan.


‎Mulyanti memaparkan bahwa alokasi dana BKK Desa sebagian besar diarahkan ke dua prioritas utama, yaitu pembangunan infrastruktur dasar dan pemberdayaan UMKM.


‎Namun, Mulyanti tidak menampik adanya hambatan yang dihadapi Desa, terutama terkait kemampuan tim pengelola. “Kami menyadari Desa menghadapi kendala, khususnya dalam hal keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) perangkat desa dalam mengelola program dengan skala yang cukup besar ini,” jelasnya.


‎Meskipun pencairan penuh masih ditunggu, beberapa inisiatif dari dana BKK Desa sudah mulai memperlihatkan hasil positif. Contohnya termasuk pemasangan penerangan jalan, instalasi CCTV, pekerjaan pembersihan parit, dan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti program Dasawisma dan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA).


‎Sebagai visi jangka panjang, Pemerintah Desa juga tengah mematangkan rencana pembebasan lahan untuk pembangunan sarana olahraga. Lahan yang telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) ini direncanakan berlokasi di area Ringroad menuju Jalan Kenyamukan.


‎”Target kami, pembelian lahan ini dapat terealisasi baik tahun ini maupun pada tahun berikutnya,” tutup Mulyanti.(ADV)

Pos terkait