Arung Jeram Dispora Cup Kutim 2025 Dorong Pariwisata dan Ekonomi Lokal

FORMASI Indonesia – Sungai Poros Sangatta–Rantau Pulung Km 20 kembali menjadi pusat perhatian setelah ratusan pecinta olahraga air berkumpul mengikuti Arung Jeram Open Tournament Dispora Cup H2H dan Slalom R4 Kutim 2025. Digelar meriah, kegiatan ini bukan hanya ajang adu ketangkasan atlet, tetapi juga momentum penting bagi Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk mengembangkan potensi wisata dan ekonomi masyarakat.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, yang membuka secara resmi turnamen tersebut, menilai arung jeram memiliki daya tarik besar jika dikelola serius. Ia menyebut jeram di wilayah Kutim memiliki tingkat kesulitan yang tidak kalah dari daerah lain yang lebih dulu terkenal sebagai destinasi arung jeram. Karena itu, menurutnya, pemilihan titik lomba tahun ini menjadi langkah tepat untuk memperkenalkan karakter sungai yang lebih menantang.

Ardiansyah juga menekankan bahwa arung jeram berpotensi menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di masa mendatang. Dengan pengembangan rute hingga 10–12 kilometer, ia percaya kegiatan serupa dapat menarik lebih banyak peserta, penonton, dan pelaku usaha lokal. “Ini bukan hanya olahraga, tetapi peluang usaha bagi komunitas dan pecinta olahraga air,” tegasnya. Ia memastikan Pemkab Kutim akan terus menghadirkan event olahraga bernilai pariwisata.

Turnamen yang diikuti 90 peserta dari 18 tim ini berlangsung di lintasan sepanjang 200 meter. Race Director Aidil Putra menyampaikan bahwa peserta tidak hanya berasal dari Kutim, tetapi juga Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Barat.

Sejumlah unsur pengamanan seperti Damkar, Lanal, Basarnas, dan Dinkes disiagakan untuk memastikan keselamatan kegiatan. Sementara itu, perwakilan KONI Kutim, Supiansyah, mengingatkan pentingnya sportivitas karena turnamen ini juga menjadi bagian dari seleksi menuju Porprov Paser 2026.(Adv)

Pos terkait