Didanai DBHDR, BPBD Kutim Bangun Enam Posko Karhutla Per Zona, ‎

‎Kutai Timur – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat infrastruktur penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) secara struktural. Langkah ini diwujudkan melalui pembangunan enam posko Karhutla di zona-zona rawan yang didanai dari Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBHDR) dari Kementerian Kehutanan.

‎Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim, Muhammad Naim, menjelaskan bahwa inisiatif pembangunan posko ini sudah berlangsung sejak tahun 2019 dan terus berlanjut hingga saat ini.

‎”BPBD dari tahun 2019 berakhir kemarin 2024 itu kita dapat dana DBHDR, bagi hasil dari Menteri Kehutanan,” ujar Naim.

‎Enam Posko Strategis di Zona Rawan
‎Naim merinci, dari dana tersebut, BPBD Kutim telah berhasil mendirikan enam posko per zona di berbagai wilayah strategis yang rawan Karhutla.

‎Pembangunan posko dilakukan per zona karena mempertimbangkan alokasi anggaran yang terbatas, di mana dana DBHDR juga harus dibagi dengan instansi lain di luar BPBD.

‎Posko-posko tersebut tersebar di beberapa lokasi kunci, termasuk:

‎1. Sangkulirang
‎2. Muara Bengkal
‎3. Muara Ancalong
‎4. Wahokombeng Telen
‎5 Teluk Pandan
‎6. Satu titik di zona lainnya.

Untuk memaksimalkan fungsi posko, BPBD Kutim juga telah melengkapi fasilitas di lokasi-lokasi tersebut dengan berbagai peralatan manual dan kendaraan pendukung.

‎”Bahkan kita sudah melengkapi dengan peralatan-peralatan manual termasuk water supply, itu kita supply,” kata Naim.

‎Selain itu, posko juga diperkuat dengan kendaraan operasional, seperti motor patroli yang digunakan untuk pemantauan keliling, serta mobil single cabin yang telah dimiliki oleh beberapa kecamatan.

‎Naim berharap, keberadaan posko dan kelengkapan peralatannya ini dapat dioptimalkan dan difungsikan secara efektif oleh pemerintah kecamatan setempat.

‎”Tentu koordinasi dengan teman-teman PMK (Pemadam Kebakaran), Pemadam Kebakaran. Dan kalau memang mereka belum memiliki gedung, ya bisa gabung. Koordinasi dengan relawan yang lain,” pungkasnya.(ADV).

Pos terkait