Sangatta, – Tuntutan akuntabilitas dan kecepatan informasi di era digital, Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) resmi meluncurkan Sistem Informasi Gerak Cepat dan Tepat (SIGAP) Koperasi Kutim. Aplikasi ini didesain sebagai basis data terpadu untuk menyajikan status dan kondisi seluruh koperasi di Kutim secara valid dan real-time. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang tempudau Kantor Bupati Kutim pada Senin,27 Nomvember.
Kepala Diskop UKM Kutim, Teguh Budi Santoso, menjelaskan bahwa SIGAP Koperasi merupakan terobosan yang lahir dari Aksi Perubahan Diklat Kepemimpinan Administrator.
“Aplikasi ini adalah solusi untuk meningkatkan persentase jumlah koperasi aktif, yang merupakan salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) kami,” katanya.
Ia menambahkan bahwa data yang akurat memungkinkan Diskop UKM melakukan identifikasi, monitoring, dan evaluasi secara terukur, yang pada akhirnya bertujuan mendorong koperasi sehat dan kesejahteraan daerah.
Peluncuran SIGAP Koperasi mendapat apresiasi dari Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, namun ia memanfaatkan momentum tersebut untuk kembali menekankan kebutuhan fundamental yang lebih besar: Data Center Kabupaten yang terintegrasi.
Ardiansyah menegaskan bahwa meskipun banyak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah meluncurkan aplikasi pendukung kinerja seperti SIGAP, Kutim memerlukan sistem data terpusat.
“Saya butuh lebih dari sekadar aplikasi output aksi perubahan. Data Center untuk semua SKPD di Kutim adalah fundamental,” tegasnya
Ardiansyah menjelaskan bahwa Data Center adalah kunci agar pimpinan daerah dapat:
Melakukan monitoring kinerja secara menyeluruh.
Melakukan penilaian dan perbaikan teknis dengan cepat.
Memastikan semua agenda kegiatan berjalan sesuai rencana.
Untuk mewujudkan program Satu Data Pemkab Kutim, Bupati telah menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk segera menyiapkan infrastruktur Data Center tersebut. Targetnya, sistem ini harus mulai terakses pada bulan Januari. Aplikasi SIGAP Koperasi diharapkan menjadi fondasi penting yang akan diintegrasikan ke dalam sistem Data Center menyeluruh tersebut. (ADV)







