Sangatta – RSUD Kudungga Kutai Timur kini menjadi simbol kemandirian regional dalam penanganan kasus medisolegal. Dengan kepemilikan unit Layanan Forensik yang beroperasi penuh, RSUD Kudungga resmi menjadi salah satu dari segelintir tepatnya, hanya tiga fasilitas di Kalimantan Timur yang memiliki kapabilitas ini, setara dengan rumah sakit di Balikpapan dan Samarinda.
Direktur RSUD Kudungga, Dr. Yusuf, menekankan bahwa layanan forensik bukan sekadar fasilitas medis pelengkap, tetapi merupakan infrastruktur strategis daerah.
”Fungsi forensik kami sangat vital, terutama dalam mendukung proses penyidikan dan memastikan keabsahan bukti medis. Kelangkaan fasilitas ini di Kaltim menunjukkan betapa berharganya unit yang kita miliki,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Keuntungan paling signifikan dari layanan ini adalah pemotongan jalur birokrasi dan logistik yang panjang. Kasus-kasus yang sebelumnya mewajibkan rujukan jenazah atau korban ke kota-kota besar tetangga kini bisa diselesaikan secara tuntas di Kutai Timur.
”Waktu adalah faktor kritis dalam kasus forensik. Ketika penanganan bisa dilakukan di Kudungga, kita menghemat waktu berharga dan mengurangi beban biaya operasional penegak hukum serta keluarga korban,” terang Dr. Yusuf.
Layanan di RSUD Kudungga dijamin kredibel karena didukung oleh tim ahli forensik yang telah tersertifikasi. Seluruh pemeriksaan, mulai dari identifikasi korban, pelaksanaan autopsi, hingga uji toksikologi, dijalankan sesuai dengan Protokol Hukum yang berlaku. Hasil yang dikeluarkan oleh RSUD Kudungga memiliki validitas hukum yang tinggi.
Cakupan layanan forensik ini luas, tidak terbatas pada kasus kematian saja. Ia juga mencakup pemeriksaan trauma bagi korban kekerasan seksual dan fisik, serta analisis bukti fisik terkait kasus kriminal.
”Kami juga melayani permintaan pemeriksaan yang berhubungan dengan kebutuhan legal lainnya, seperti klaim asuransi jiwa atau penyelesaian sengketa perdata yang membutuhkan dasar medis,” kata Dr. Yusuf.
Dalam kerangka pengembangan jangka panjang, RSUD Kudungga bertekad menguatkan unit ini melalui peningkatan anggaran untuk modernisasi peralatan dan program pengembangan profesional bagi staf. Pelatihan lanjutan diarahkan untuk menguasai teknik forensik terbaru.
”Kami tidak hanya ingin menjadi penyedia, tetapi juga pusat unggulan forensik di Kalimantan Timur. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa masyarakat Kutai Timur mendapatkan keadilan dan pelayanan medis paripurna,”pungkas Dr. Yusuf.(ADV)







