Hentikan Rujukan Jauh: RSUD Kudungga Kini Mandiri Tangani Masalah Saluran Kemih dengan Layanan Urologi

Sangatta – RSUD Kudungga Kutai Timur memperkokoh posisinya sebagai rumah sakit rujukan dengan meluncurkan layanan Urologi yang komprehensif. Inisiatif ini menandai solusi lokal untuk berbagai gangguan vital pada sistem saluran kemih dan reproduksi pria, meliputi penanganan batu ginjal, infeksi kronis, pembesaran prostat, hingga tumor.

‎Direktur RSUD Kudungga, Dr. Yusuf, menjelaskan bahwa hadirnya spesialis urologi merupakan upaya strategis untuk mengatasi tingginya angka rujukan keluar daerah.

‎”Sebelumnya, banyak warga kami harus melakukan perjalanan jauh ke kota-kota besar untuk mengatasi masalah saluran kemih. Sekarang, dengan tim urologi yang mumpuni di RSUD Kudungga, penanganan canggih dapat diakses di tempat,” tegasnya saat diwawancarai

‎Urologi adalah disiplin ilmu yang khusus menangani sistem perkemihan pada kedua jenis kelamin dan organ reproduksi pada pria. Dr. Yusuf menyebutkan bahwa kasus yang paling sering ditangani di Kutai Timur adalah batu saluran kemih dan keluhan terkait pembesaran prostat jinak (BPH), yang menuntut tindakan dan teknologi spesifik.

‎“Tindakan untuk mengangkat batu ginjal atau batu kandung kemih memerlukan fasilitas dan keahlian khusus. Dengan ketersediaan tenaga ahli dan peralatan urologi di sini, pasien tidak perlu lagi menanggung risiko dan biaya perjalanan ke luar daerah,” tambahnya.

‎Tidak hanya fokus pada pengobatan, layanan urologi RSUD Kudungga juga berperan aktif dalam ranah edukasi preventif. Tim medis memberikan penyuluhan rutin kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga hidrasi (cukup minum air), kebersihan diri, dan skrining berkala, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko penyakit ginjal.

Dr. Yusuf mengaitkan pengembangan layanan urologi dengan ambisi besar rumah sakit.

‎”Ini adalah langkah konkret kami menuju visi menjadi rumah sakit rujukan terkemuka di Kalimantan Timur pada 2027. Tujuan kami adalah menghilangkan ketergantungan pada rujukan eksternal dan bahkan menarik pasien dari wilayah lain,” pungkasnya.(ADV)

Pos terkait