Kolaborasi Pertama Dispora dan Mahasiswa, Pertandingkan 3 Cabor Unggulan


‎Sangatta, – Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) se-Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah resmi bergulir, namun fokusnya pada keunikan format penyelenggaraannya. Kadispora Kutai Timur, Basuki Isnawan, secara langsung menegaskan bahwa ajang ini merupakan tonggak sejarah karena ini adalah kali pertama pemerintah daerah dan mahasiswa bersinergi dalam format kompetisi olahraga skala kabupaten.

‎“Ini POM pertama yang dilakukan dengan kolaborasi bersama pemerintah daerah. Belum ada kegiatan seperti ini diselenggarakan secara resmi di ibu kota kabupaten lain,” ungkap Basuki pada 24 November 2025.

‎Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen pemerintah untuk tidak hanya memfasilitasi, tetapi juga menjadikan POM sebagai tradisi tahunan yang menopang pembinaan atlet muda berbakat. Sebagai simbol keberlanjutan, Dispora telah menyiapkan piala bergilir, menegaskan ambisi melahirkan bibit-bibit unggul.

‎Investasi dan Mekanisme Seleksi
‎Mengusung tema “Bersatu dalam Sportivitas, Berkarya untuk Negeri,” kegiatan yang berlangsung hingga 30 November ini menjadi ajang penting bagi ratusan mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di tiga cabang olahraga yang dipertandingkan: bulu tangkis, voli, dan futsal.

‎Sementara itu, Ketua Panitia, Salman, menyambut baik dukungan pemerintah dan berharap kolaborasi ini akan terus berlanjut.

‎“Ini wadah kita untuk merajut keberagaman antarkampus dan menumbuhkan semangat sportivitas,” ujarnya.

‎Ia menambahkan bahwa semangat persaudaraan dan kompetisi sehat menjadi pilar utama.

‎Dengan sinergi antara semangat juang mahasiswa dan dukungan fasilitas serta legitimasi dari Dispora, POM se-Kutai Timur diharapkan mampu menjadi saringan awal untuk atlet berprestasi yang siap mewakili Kutim di tingkat provinsi dan nasional. Kompetisi resmi yang dimulai hari ini menegaskan bahwa selain mempererat persatuan, ajang ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan olahraga Kutai Timur.(ADV)

Pos terkait