FORMASI Indonesia – Upaya penuntasan administrasi kependudukan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki awal November 2025, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutim mencatat realisasi perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) telah mencapai 98,96 persen. Angka tersebut menempatkan Kutim hanya berjarak kurang dari satu persen dari target nasional yang dipatok sebesar 99,4 persen.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Kependudukan Disdukcapil Kutim, M Syarif, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil konsistensi kerja lapangan dan strategi layanan yang terus dievaluasi. Ia menilai peluang pencapaian target nasional sangat terbuka, mengingat masih tersisa dua bulan untuk menuntaskan seluruh proses perekaman.
Menurutnya, percepatan tersebut ditopang oleh tiga langkah utama. Pertama, pemerataan layanan melalui sistem desentralisasi. Dengan menghadirkan fasilitas perekaman dan pencetakan di seluruh kantor kecamatan, warga kini tidak lagi dibebani perjalanan jauh menuju pusat layanan di Sangatta.
Langkah kedua adalah penerapan metode jemput bola khusus bagi pemilih pemula di tingkat SLTA. Pendekatan ini dianggap ampuh karena langsung menyasar kelompok usia yang baru memasuki 17 tahun, sehingga data kependudukan mereka dapat segera terinput tanpa menunggu antrean panjang.
Terakhir, Disdukcapil menerapkan strategi komunikasi langsung melalui penyampaian surat pemberitahuan kepada warga yang belum melakukan perekaman. Cara ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai urgensi memiliki KTP-el sebagai identitas resmi dan syarat berbagai layanan publik.
“Semua upaya ini bertujuan mendekatkan layanan kepada masyarakat. Mereka cukup mengurus di kecamatan masing-masing, dan kami pastikan hak-hak administrasi kependudukan mereka terpenuhi,” ujar Syarif.
Dengan tren yang terus positif dan strategi yang berjalan konsisten, Kutim optimistis dapat melampaui target nasional sebelum akhir tahun, sekaligus memperkuat tertib administrasi kependudukan di seluruh wilayahnya.(Adv)







