Memperkuat Daya Tarik Wisata: Proyek Infrastruktur Pulau Miang Dilaksanakan Bertahap hingga Akhir Masa Jabatan ‎

Sangatta, – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Timur (Kutim) telah menyusun rencana pembangunan infrastruktur yang ambisius dan berskala besar di Pulau Miang, destinasi wisata yang ditetapkan sebagai fokus utama Dispar hingga akhir masa jabatan Bupati. Rencana ini mencakup pembangunan fasilitas permanen, seperti panggung terbuka, yang membutuhkan investasi signifikan.

‎Kepala Dispar Kutim, Nurullah, menjelaskan bahwa pembangunan di Pulau Miang bukan sekadar perbaikan, melainkan peningkatan kualitas yang fundamental dan bersifat jangka panjang. Meskipun sempat tertunda karena efisiensi anggaran, rencana untuk membangun fasilitas ikonik akan tetap diperjuangkan.

‎“Untuk pembangunan sendiri yang jadi fokus utama sendiri itu apa? Kita mau bangun tetap titian ulin itu ditambah lagi. Kemudian ada panggung terbuka yang kita dan bangunan. Rencananya di tahun 2026,” ungkap Nurullah pada Senin, 24 November 2025.

‎Ia menambahkan bahwa pembangunan di Pulau Miang ini dirancang untuk menciptakan daya tarik yang kuat bagi wisatawan.

‎Rencana pembangunan panggung terbuka tersebut mencerminkan keseriusan Dispar. Nurullah mengonfirmasi bahwa estimasi anggaran untuk fasilitas tersebut tidak main-main.

‎“Sebenarnya kalau dihitung semua cukup besar. Kebetulan kita bangun. Karena untuk membangun apa? Membangun panggung terbuka itu itu di atas 1 miliar,” bebernya,
‎Nurullah menjelaskan bahwa pembangunan di lokasi tersebut akan menggunakan material yang sesuai seperti kayu ulin, menjamin ketahanan dan keindahan yang selaras dengan lingkungan laut.

‎Proyek di Pulau Miang, termasuk panggung terbuka permanen, akan dilaksanakan secara bertahap. Pembangunan ini menjadi bagian dari target kerja Dispar untuk memastikan seluruh potensi wisata unggulan Kutim terealisasi dalam waktu dekat.

‎“Dan luar biasa yang terakhir pengunjung di Pulau Miang sudah meningkat. Untuk perkembangan keseluruhan bertahap. Target ke Pulau Miang ini masih bertahap kita. Target rampung 2029 lah di masa jabatan Pak Bupati ini,” tegas Nurullah.

‎Nurullah berharap, pembangunan infrastruktur yang kuat dan permanen ini akan menjadikan Pulau Miang sebagai destinasi favorit, menghilangkan kebiasaan warga Kutim untuk mencari tempat liburan hingga ke luar daerah seperti Bontang atau Samarinda.(ADV)

Pos terkait