Sangatta – Dalam upaya merespons kebutuhan spesifik kelompok usia emas, RSUD Kudungga Kutai Timur kini mengoperasikan Poli Geriatri. Fasilitas ini didedikasikan untuk memberikan perawatan rawat jalan yang komprehensif dan multidisiplin bagi pasien lanjut usia (lansia). Berbeda dengan penanganan penyakit biasa, Poli Geriatri menangani pasien lansia yang sering memiliki riwayat kesehatan kompleks dengan banyak penyakit bersamaan (polifarmasi).
Direktur RSUD Kudungga, Dr. Yusuf, menekankan bahwa layanan ini adalah respons terhadap kebutuhan demografis.
”Pasien lansia memiliki kebutuhan yang berbeda, mereka jarang datang hanya dengan satu keluhan. Seringkali, kami menangani diabetes yang sudah berkomplikasi ke jantung, atau gabungan masalah tulang dan saraf. Poli Geriatri hadir untuk memastikan penanganan dilakukan secara terkoordinasi dan holistik,” kata Dr. Yusuf kemedia ini.
Meskipun berlokasi berdekatan dengan Poli Penyakit Dalam, Poli Geriatri memiliki mekanisme layanan yang lebih terfokus. Setiap pasien lansia yang mendaftar akan melalui proses skrining awal yang ketat di bagian pendaftaran.
Dr. Yusuf menjelaskan alurnya. “Jika masalah utama lansia adalah keluhan penyakit dalam umum, mereka akan ditangani langsung di Poli Geriatri. Namun, jika skrining menunjukkan fokus utama ada di organ spesifik misalnya, ke klinik jantung untuk masalah kardiologi, atau ke poliklinik saraf pasien akan diarahkan ke spesialis terkait. Poli ini menjadi titik sentral penentuan layanan yang paling tepat,”jelasnya.
Layanan terpadu ini diharapkan tidak hanya mengobati penyakit, tetapi juga secara signifikan meningkatkan kualitas hidup para senior. Pendekatan geriatri memastikan pemeriksaan menyeluruh, mempertimbangkan interaksi berbagai jenis obat yang dikonsumsi, riwayat kesehatan yang rumit, dan kondisi fisik secara keseluruhan.
Menurut Dr. Yusuf, pembukaan Poli Geriatri ini merupakan tonggak penting yang selaras dengan cita-cita RSUD Kudungga menjadi rumah sakit rujukan terkemuka di Kalimantan Timur pada tahun 2027.
”Seiring bertambahnya usia harapan hidup masyarakat, pelayanan kesehatan lansia menjadi krusial. Kami bertekad memberikan perawatan terbaik yang memprioritaskan kenyamanan dan keselamatan mereka,” tambahnya.
RSUD Kudungga juga berinvestasi pada fasilitas pendukung, memastikan lingkungan yang ramah lansia, termasuk aksesibilitas kursi roda, ruang tunggu yang nyaman, dan sistem pendaftaran yang mudah dipahami. Dengan demikian, RSUD Kudungga memperkuat posisinya sebagai pusat rujukan yang fokus pada pengobatan dan peningkatan harkat hidup pasien lanjut usia.(ADV)
Mengurai Komplikasi Lansia: RSUD Kudungga Hadirkan Poli Geriatri, Menangani Pasien Bukan Sekadar Penyakit Dalam







