Selaras Program Bupati: Drainase dan Penataan APT Pranoto Jadi Fokus Utama Sangatta Utara

Sangatta – Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara menunjukkan komitmen penuh terhadap peningkatan kualitas lingkungan dan fasilitas umum. Camat Sangatta Utara, Hasdiah Dohi, mengumumkan bahwa strategi pembangunan tahun ini menitikberatkan pada dua sektor utama,perbaikan sistem drainase secara menyeluruh dan penataan ulang ruas jalan vital, sejalan dengan visi program Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

‎Hasdiah menekankan bahwa prioritas ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur biasa, melainkan respons langsung terhadap kondisi geografis wilayah. Program drainase ini secara eksplisit terintegrasi dalam 50 Program Unggulan Bupati, menunjukkan pentingnya isu ini di tingkat kabupaten.

‎”Isu drainase adalah program paling prioritas. Ini adalah bagian dari ‘Kutim Hebat’, salah satu dari 50 Program Unggulan Bapak Bupati,” tegas Hasdiah belum lama ini.

‎Langkah konkret telah diambil dengan memusatkan proyek perbaikan saluran air di titik-titik kritis. Salah satu area yang menerima intervensi signifikan adalah Singa Gembara, kawasan yang dikenal rentan terhadap genangan air. Pembangunan ini ditargetkan untuk memberikan solusi permanen bagi masalah lingkungan dan sanitasi warga.

‎”Beberapa proyek drainase sudah mulai dibangun, khususnya di kawasan Singa Gembara,” tambahnya.

‎Selain fokus pada penanganan air, Hasdiah juga melaporkan adanya peningkatan pada fasilitas publik, termasuk penataan estetika dan keamanan Jalan APT Pranoto. Camat memastikan bahwa median jalan di ruas utama tersebut telah diselesaikan.

“Penataan telah selesai dilakukan pada median jalan yang berada di tengah Jalan APT Pranoto,” imbuhnya.

‎Lebih lanjut,Hasdiah juga menggarisbawahi pentingnya mekanisme Dana RT sebagai motor penggerak pembangunan di tingkat basis. Menurutnya, skema ini memungkinkan pembangunan menjangkau area permukiman yang tidak tercover oleh proyek infrastruktur skala besar.

‎”Masih banyak kegiatan pembangunan yang terlaksana, khususnya yang didorong melalui alokasi Dana RT. Ini memastikan bahwa proyek pembangunan kecil tetap menyentuh langsung kepentingan warga di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.(ADV)

Pos terkait